Perbedaan Asam Lambung dan Maag

By | 01/08/2017

Perbedaan Asam Lambung dan Maag

Perbedaan Asam Lambung dan Maag – Meskipun penyebabnya sama, yaitu kadar asam lambung yang meningkat, Asam lambung sedikit berbeda dengan penyakit maag, yang biasa dikenal sebagai gastritis (radang lambung).

Asam lambung (GERD) biasanya menyebabkan sensasi terbakar dibagian dada. Sebab, cairan lambung yang naik tidak hanya sampai ke kerongkongan, namun dapat sampai ke mulut. Sedangkan penyakit maag atau iritasi atau peradangan lambung, hanya terjadi pada area lambung dan organ serta saluran cerna atas pada perut. Selain perbedaan tersebut, tentunya resiko atau efek samping serta proses penyembuhannya juga akan berbeda. Silahkan simak pembahasannya dibawah ini.

Perbedaan Asam Lambung dan Maag

Penyakit maag atau gastritis merupakan proses radang yang terjadi pada lambung. Peradangan ini biasanya dikarenakan oleh bakteri H. pylori. Hal semacam ini mengakibatkan radang yang terjadi di lambung. Biasanya peradangan yang terjadi pada lambung ini, juga akan mengakibatkan gejala seperti sakit dibagian ulu hati. Penyakit asam lambung atau disebut sebagai GERD (gastro-esophageal reflux disease) yaitu kondisi di mana naiknya asam lambung ke daerah kerongkongan.

Naiknya asam lambung ini juga akan membuat rasa sensasi pahit yang keluar di kerongkongan serta rasa seperti “terbakar” di tenggorokan. Kedua penyakit ini tidak sama. Diperlukan penyembuhan yang berbeda jenisnya untuk kedua penyakit ini. Perbedaan Asam Lambung dan Maag kerapkali masih membingungkan untuk banyak orang dikarenakan mempunyai efek yang sama, yakni jaringan perut terasa nyeri.

Efek Samping Dari Penyakit Maag dan Asam Lambung

1. Resiko Penyakit Maag
Terdapat banyak dampak buruk bila seseorang sudah menderita penyakit maag , diantaranya :

  • Kehilangan nafsu makan
  • Kesulitan tidur
  • Kehilangan konsentrasi
  • Kehilangan kesadaran
  • Kematian (bila maag telah kronis)

2. Resiko Penyakit Asam Lambung
Peningkatan asam lambung secara berlebihan bisa menyebabkan tubuh menjadi tidak nyaman, Salah satunya :

  • Asam lambung yang tinggi bisa menekan dinding lambung sehingga otot perut bisa ikut kaku serta bahkan dapat menimbulkan kram.
  • Dada terasa nyeri seperti ditekan atau dihimpit benda berat
  • Dalam perut terasa panas serta ulu hati tidak enak
  • Dinding kerongkongan menderita luka sehingga sakit bila menelan makanan (esofagitis)
  • Muncul atypical syndrome umpamanya asthma reflux
  • Terjadi penyusutan serta penyempitan kerongkongan
  • Kerongkongan dan lidah menjadi kering lantaran kinerja kelenjar air ludah mengalami masalah.

Perbedaan Asam Lambung dan Maag yang paling mencolok yaitu dari proses penyembuhannya, yaitu :

Penyakit maag bisa sembuh namun tidak dapat 100 % serta sewaktu waktu juga akan kambuh kembali. Hal semacam ini akibat dari jaringan lambung sudah mengalami luka serta juga akan mengubah kondisi lambung seumur hidup.

Sakit asam lambung Dapat sembuh serta dijamin akan tidak kambuh selama sipenderita dapat mengubah rutinitas serta gaya hidupnya yang tidak sehat supaya tidak mengakibatkan munculnya peningkatan asam lambung contohnya konsisten tidak minum kopi lebih dari 3 gelas atau tidak langsung tidur sesudah makan.

Demikianlah artikel kami kali ini mengenai Perbedaan Asam Lambung dan Maag, semoga setelah membaca artikel ini, Anda dapat mengetahui perbedaan antara penyakit Asam Lambung dan Maag. Semoga bermanfaat 😀

Perbedaan Asam Lambung dan Maag

Posted By : Suplemen Kecantikan Glucolife

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *