Penyebab Cacar Air Bernanah

By | 09/11/2017

Penyebab Cacar Air Bernanah Dan Cara Mengatasinya

Penyebab Cacar Air Bernanah – Cacar air merupakan penyakit menular yang diakibatkan oleh virus varicella zoster. Penyakit ini kebanyakan diderita oleh anak-anak, namun masih tetap dapat terjadi di semua umur. Kadang-kadang, cacar air dapat sembuh dengan sendirinya tanpa perlu pergi ke dokter. Tetapi pada sebagian masalah, konsultasi dokter sangat diperlukan.

Mengalami cacar air seringkali membuat penderitanya tidak nyaman dikarenakan ruam yang keluar sering terasa gatal. Cacar air atau varisela adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus varicella-zoster (VZV) yang biasanya terjadi pada anak-anak, tetapi tidak berarti orang dewasa tidak bisa terserang penyakit ini. Penyakit ini biasanya diawali dengan timbulnya demam tinggi yang dibarengi oleh timbulnya ruam dengan berbagai bentuk dari mulai ruam kemerahan sampai dengan ruam seperti luka lepuh yang diisi cairan yang terasa gatal dan tanda yang lain seperti mual, muntah, penurunan nafsu makan, sakit kepala, serta mudah capek.

Penyebab Cacar Air Bernanah

Ruam ini juga akan mengering, membentuk koreng, serta sembuh dalam waktu 7-14 hari. Penularan terjadi melalui kontak langsung pada cairan ruam, menghirup partikel virus dari penderita saat berbicara atau batuk atau partikel virus yang terdapat didalam ruam lepuh itu. Penyebaran dapat terjadi hingga semua ruam menjadi mengering.

Jika sudah terdiagnosis cacar air, pada umumnya obat antivirus (misalnya acyclovir atau valacyclovir) akan disarankan untuk penderita yang berpotensi memiliki komplikasi penyakit seperti pada orang dewasa yang berusia 12 tahun ke atas, penderita dengan penyakit kulit atau penyakit paru-paru kronik, penderita yang sedang dalam pengobatan steroid, dan wanita hamil. Obat antivirus ini sebaiknya diberikan 24 jam setelah ruam muncul agar tetap efektif. Antivirus ini berfungsi untuk mengurangi jumlah ruam yang muncul dan agar ruam cepat mengering.

Cacar air ditandai dengan gejala flu dan demam juga merasa kurang enak badan sekitar satu hingga dua hari sebelumnya. Kemudian muncul bintik-bintik merah di seluruh tubuh, terutama pada wajah dan kaki. Beberapa hari kemudian, bintik akan terisi cairan dan tampak melepuh.

Bintik menjadi benjolan-benjolan kecil yang dapat menyebar atau tetap berkumpul pada satu area tertentu. Selanjutnya, benjolan akan pecah dan menyisakan koreng. Cacar air terasa sangat gatal pada pasien anak dan terasa lebih buruk pada pasien dewasa. Namun, jangan digaruk karena dapat menyebabkan bekas luka atau borok pada kulit.

Penyebab Cacar Air Bernanah

Umumnya, durasi cacar air dari muncul hingga menghilang adalah selama seminggu. Awal proses kesembuhan ditandai dengan pecah atau melentingnya benjolan yang mengeluarkan cairan berwarna bening, bekas koreng pada kulit dan menghilang. Namun pada beberapa kasus, biasanya pada bagian wajah, cairan warna kuning atau keruhlah yang keluar.

Bila cacar air bernanah tersebut terjadi, periksakan diri ke dokter. Virus varicella zoster tidak seharusnya mengeluarkan nanah. Nanah merupakan tanda terjadinya infeksi. Infeksi ini bisa disebabkan karena garukan atau kurangnya upaya menjaga kebersihan kulit. Dokter mungkin akan memberi Anda salep antiobiotik yang perlu dioles hingga luka sembuh.

Namun bila selain cacar air bernanah terjadi juga gejala seperti muntah, demam, nyeri, dan benjolan meradang turut muncul, konsultasi dengan tenaga medis perlu segera dilakukan. Karena, meski jarang, cacar air dapat menimbulkan komplikasi. Beberapa komplikasi yang mungkin terjadi adalah paru-paru basah, infeksi pada tulang, kulit, otak ataupun darah yang dapat berakibat fatal hingga kematian. Komplikasi ini rentan terjadi pada ibu hamil, remaja, bayi, atau orang dengan sistem imun rendah seperti penderita HIV/AIDS atau kanker, orang dalam proses kemoterapi atau baru saja melakukan transplantasi.

Pencegahan Penularan Cacar Air Bernanah

Pasien cacar air disarankan berada di rumah selama terinfeksi karena virus varicella-zoster dapat menyebar lewat udara. Penularan dapat terjadi dua hari sebelum bintik muncul hingga bekas pecah lepuhan rontok alami. 

Pada anak, dapat dilakukan vaksinasi sebelumnya. Vaksin cacar air diberikan pada baduta (bayi dibawah 2 tahun) sebanyak satu kali. Dan anak usia lebih dari 13 tahun sebanyak 2 kali dengan jarak antara imunisasi adalah 4 hingga 8 minggu. Selain itu, imuninasi tetap bisa diberikan kapanpun di puskesmas, klinik atau rumah sakit sekitar Anda.

Lakukan juga anjuran berikut :

  1. Hindari menggaruk ruam yang gatal
  2. Hindari kontak dengan orang lain terutama anak-anak untuk mencegah penularn
  3. Jaga kebersihan tangan Anda terutama setelah Anda memegang ruam yang pecah
  4. Perbanyaak istirahat
  5. Jaga asupan makanan dan minuman Anda

Baca Juga :

Makanan Sehat Untuk Penderita Tumor Jinak Payudara

Pengobatan Tumor Mata Tanpa Operasi

Pantangan Makanan Setelah Operasi Tumor Jinak

8 Ciri-Ciri Cacar Air Secara Berurutan

Sayuran Dan Buah Pencegah Kanker

 

Penyebab Cacar Air Bernanah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *