Pantangan Makanan Untuk Penderita Sakit Ulu Hati

By | 21/02/2018

Pantangan Makanan Untuk Penderita Sakit Ulu Hati Rekomendasi Dokter Spesialis

Pantangan Makanan Untuk Penderita Sakit Ulu Hati – Setelah di bahas tentang Anjuran makanan untuk penderita sakit ulu hati, anda juga wajib mengetahui makanan apa saja yang tidak baik untuk di konsumsi oleh penderita sakit ulu hati atau yang biasa di sebut dengan Pantangan makanan bagi penderita Sakit Ulu Hati. Seperti halnya dengan anjuran makanan untuk penderita sakit ulu hati, pantangan makanan bagi penderita sakit ulu hatipun sama dengan pantangan makanan bagi penyakit maag. Berikut kami akan bahas kembali tentang pantangan makanan bagi penderita sakit ulu hati rekomendasi dokter.

Pantangan Makanan Untuk Penderita Sakit Ulu Hati

Berikut 11 Macam Pantangan Makanan Untuk Penderita Saklit Ulu Hati Rekomendasi Dokter Spesialis

1. Usahakan untuk menghindari makanan yang sulit dicerna dan memperlambat pengosongan lambung. Jenis makanan tersebut akan meningkatkan peregangan pada lambung. Seperti misalnya kue tart, coklat dan keju. Penderita sebaiknya mengkonsumsi makanan yang lembut dan lunak.

2. Penderita sebaiknya menghindari makanan dan minum yang merangsang keluarnya asam lambung yang menjadi penyebab kambuhnya tukak lambung, serta mengurangi komplikasi yang serius setelah memakannya. Di antaranya minuman yang banyak mengandung gas, oksigen, soda atau hasil fermentasi seperti softdrink, tape, brem bali, susu, anggur putih, kopi, minuman beralkoh 5-20%, susu fullcream, atau sari buah sitrus.

3. Makanan yang memiliki karbohidrat tinggi harus dihindari, karena bisa menimbulkan rasa penuh dan cepat kenyang (begah). Teksturnya bisa secara langsung merusak dinding lambung seperti nasi keras, beras ketan, jagung, mie, bihun, ubi, talas, dan singkong.

4. Penderita sebaiknya juga mengurangi makanan yang bersantan, atau makanan berbumbu pedas, makanan yang berbahan daging tinggi lemak, makanan yang teramat manis, makanan yang digoreng dan makanan yang tinggi kadar garamnya. Gunakan garam yang mengandung sodium yang lebih rendah.

5. Penderita sebaiknya menghindari pilihan makanan yang secara langsung merusak lambung seperti cuka dan pedas-pedas (empek-empek, rujak, asinan) serta masakan yang mengandung bumbu merica sebagai penyedap. Panas pada merica akan menstimulir produksi asam lambung yang berlebih. Seperti makanan yang sangat asam, pedas (misalnya cabai, merica) karena hal ini akan merangsang kontraksi perut dan bisa merusak dinding lambung.

6. Penderita menghindari makanan dan buah-buahan yang mengandung serat tinggi atau buah yang dikeringkan. Lambung akan bekerja ekstra keras untuk menggerus buah tersebut. Hal ini akan memicu produksi berlebihan dari asam lambung. Buah-buahan yang termasuk didalamnya adalah kedondong (berserat tinggi), pisang ambon (zat yang dikandung), durian (keluar gas), nangka (keluar gas), nanas (keluar gas), rambutan (keluar gas). Sayuran yang mengandung gas adalah kol, kubis, dan sawi.

7. Makanan yang sifatnya melemahkan klep kerongkongan bawah yang mengakibatkan cairan lambung naik ke kerongkongan (antiperistaltik) yang menyebabkan rasa tidak nyaman pada mulut. Bahkan kadang bisa menyebabkan rasa mual berlebihan. Makanan yang tergolong pada jenis ini adalah alkohol, coklat, makanan berlemak tinggi, makanan goreng-gorengan.

8. Hindari makanan atau buah-buahan yang mengandung lemak, kolesterol tinggi, berminyak, pedas, asam, vitamin C dosis tinggi, mengandung pengawet, menggandung baking soda atau pengembang serta buah-buahan instan (dalam kaleng, atau buah-buahan yang diawetkan). Selain kandungan zat penambah yang akan menggangu juga lambung akan bertambah penuh yang akan menstimulir asam lambung meningkat.

9. Sebaliknya penderita perlu juga mengurangi pemakaian obat suplemen yang bersifat asam dan merangsang keluarnya asam lambung berlebih. Seperti buah-buahan yang mengandung Zat Besi, Vitamin C dosis tinggi, Asam Salisilat, Acetosal, Kartikosteroid, dan Obat-obatan anti rematik.

10. Penderita mengurangi makanan yang mengandung sumber protein hewani seperti daging berlemak, ikan asin, ikan pindang.

9 Jenis Makanan Yang Wajib di Hindari Oleh Penderita Sakit Ulu Hati Bila Ingin Cepat Sembuh

1. Coklat

Coklat memiliki kandungan kako, kafein dan stimulan lain seperti theobromine yang berpotensi untuk menaikkan asam lambung. Coklat juga mengandung lemak yang akan menaikkan asam lambung.

2. Gorengan

Makanan ini berpengaruh pada lambung karena mengandung lemak tinggi. Suka gorengan akan menyebabkan heartburn yaitu rasa sakit pada ulu hati.

3. Produk Olahan Susu Yang Tinggi Lemak

Produk yang dimaksud adalah susu, mentega yang akan meningkatkan asam lambung karena kadar lemaknya.

4. Produk Hasil Fermentasi

Produk yang dimaksud adalah tape, oncom, yang akan menaikkan asam lambung. Kecuali tempe dan yoghurt.

5. Buah-buahan Mengandung Gas

Buah nanas, nangka, rambutan, durian, nanas banyak mengandung gas. Gas akan menumpuk dalam lambung dan merangsang meningkatnya asam lambung.

6. Minuman bersoda

Bahaya minuman bersoda bagi kesehatan tubuh sudah wajib di waspadai. Jenis minuman ini akan penyebab utama gangguan pada lambung karena mengandung soda atau berkarbonisasi.Minuman berjenis ini sifatnya asam. Efek karbonisasi juga bisa membuat perut kembung sehingga kondisi akan semakin tidak nyaman.

7. Minuman beralkohol

Minuman beralkohol (wine, bir, minuman keras, sake, brem, air nira) akan berpengaruh pada naiknya asam lambung. Minuman ini akan melemaskan saluran bawah oesophagus yang menyebabkan asam lambung naik.

8. Kopi dan Teh

Kopi dan kafein akan memicu tinginya asam dalam lambung, bahaya kopi juga sangat berbahaya bagi usus. Tanin yang dikandung dalam teh, akan menyebabkan afinitas tinggi terhadap protein. Dosis tanin berlebih akan efek membuat iritasi pada membram usus dan lambung.

9. Gaya hidup Rokok

Efek rokok mempengaruhi kemampuan cimetidine (obat penghambat asam lambung) yang menyebabkan peradangan pada mucosa lambung. Rokok menghambat penyembuhan maag dan meningkatkan risiko kekambuhan tukak lambung.

Penderita maag kronis sebaiknya mengatur gaya hidup berpola sehat, seperti tidak bergadang, mengatur makanan sehari-hari dengan pilihan makanan sehat, pola makan yang teratur, berpantang (diet) sehat makanan tertentu, dan menghindari stres tinggi. Stres memang bukan penyebab utama sakit maag, namun stres bisa menjadi salah satu faktor yang makin memperburuk dan menunda waktu penyembuhan.

Pantangan Makanan Untuk Penderita Sakit Ulu Hati

Visit : Obat Maag

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *